Total Quality Assurance in Food Services

December 22, 2009 by marketing  
Filed under TRAINING ISO, TRAINING ISO 22000

Mutu merupakan aspek yang sangat penting untuk mencapai kepuasan pelanggan, dan bagi pelanggan merupakan  tujuan nomer “Wahid” (satu). Untuk mencapai mutu yang diharapkan diperlukan kegiatan yang sistematis mulai dari pemahaman persyaratan pelanggan,  disain persyaratan pelanggan menjadi parameter proses dan produk, penentuan sistem mutu dan dokumentasi serta penerapan secara efektif. Industri makanan cepat saji seperti: Restaurant, Catering, Café, dan lain-lain diperlukan sistem mutu yang handal dan efisien sehingga pelanggan dapat berujar  “ SAYA PUAS” pada produk dan pelayanan anda.

Pokok Bahasan:

  1. Mutu dan kepuasan pelanggan
  2. Teknik identifikasi persyaratan pelanggan
  3. Disain proses dan produk
  4. Dokumentasi sistem mutu
  5. Teknik penerapan
  6. Teknik monitoring dan evaluasi
  7. Peningkatan efektiftas Quality Assurance

Metode Pelatihan:

Penjelasan konsep, diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:

Operation Manager, Area Manager, Logistik & warehouse Manager, Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Waktu Pelaksanaan:

Pelatihan dilaksanakan dalam waktu satu (1) hari kerja

Effective Hygiene and Sanitation in Food Services

December 10, 2009 by marketing  
Filed under TRAINING QHSE DAN LABORATORIUM

Industri makanan seperti: Restaurant, Catering, Café, dan lain-lain dalam proses penyiapan, pengolahan,sampai pada penyajian tidak terlepas oleh aktifitas-aktifitas yang dikerjakan oleh kayawaan dimana dapat berpotensi sebagai vector penyakit. Penerapan higiene dan sanitasi dengan metode  yang efektif  dapat menghindari masalah ini serta meningkatkan citra “ BERSIH” pada usaha anda.

Manfaat:

>Memahami prinsip hygiene dan sanitasi serta efek dari proses tidak hygiene

>Mengetahui metode pelaksanaan hygiene dan sanitasi

>Mampu memonitoring program hygiene dan sanitasi serta melakukan peningkatan efektifitasnya

Pokok Bahasan:

> Konsep  dan aspek Higene  dan Sanitasi

> Metode hygiene dan sanitasi

> Penyusunan program dan penerapan

> Teknik monitoring dan evaluasi

> Peningkatan efektiftas Program

Metode Pelatihan:

Penjelasan konsep, Diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:

Operation Manager, Area Manager, Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Certified Laboratory Analyst for Food Industry

Kompetensi analis laboratorium memegang peranan yang sangat penting dalam upaya menghasilkan data pengujian  yang valid (shohih)   baik pengujian kimia, mikrobiologi, fisika dan organoleptik. Dengan metode pembelajaran yang tepat, yang disertai dengan workshop di harapkan dapat diperoleh analis yang kompeten dibidangnya.

Proxsis Consultant bekerja sama dengan PAU (Pusat Antar Universitas) Pangan dan Gizi UGM  menyelengarakan  public training  Certified Laboratory Analyst dengan didukug oleh trainer yang handal, serta laboratorium yang  sangat memadai :

Training tersebut dibagi dalam beberapa topik antara lain:

1. Certified Chemical Analyst

  • Level  1 (3 hari)
  • Level  2 (2 hari )

2. Certified Microbiological   Analyst (3 Hari)

3. Certified Phisycal & Oganoleptic Analyst  (2 Hari)

Pokok Bahasan:

> Mutu dan kepuasan pelanggan

> Teknik identifikasi persyaratan pelanggan

> Disain proses dan produk

> Dokumentasi sistem mutu

> Teknik penerapan

> Teknik monitoring dan evaluasi

> Peningkatan efektiftas Quality Assurance

Metode Pelatihan:

Penjelasan konsep, diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:

Operation Manager, Area Manager, Logistik & warehouse Manager,  Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Waktu Pelaksanaan:

Pelatihan dilaksanakan dalam waktu satu (1) hari kerja

BRC VERSION 5 TRAINING

July 17, 2008 by marketing  
Filed under TRAINING ISO, TRAINING ISO 22000

Keep up-to-date with the new BRC Global Standard for food safetyVersion 5 byAttending a one-day seminar. This Training aims to provide an understanding and working knowledge of the new BRC Global Standard and provides a practical understanding of the Standard’s Requirements, together with an understanding of the certification process.

What’s Changed?

  • The changes to the standard include:
  • Greater emphasis on senior management commitment to achieving an effective quality management system
  • Greater clarify and definition of HACCP (Section 1 of the standard)
  • Expended Section on issues of major industry importance, such as Allergens and Site Security
  • A more rigorous grading system linked to more frequent for poorly performing sites
  • Revision of product categories that focus on technology of food production to clarify competence requirements of auditors

Course Outline

  1. Timelines for changes
  2. Changes in the Standard Protocol
  3. New Scoring System
  4. HACCP-New Requirements, tools and techniques
  5. The Changes in the clauses –round table discussions
  6. Certification Process
  7. Quick Quiz
  8. Question and Answer Session.

Learning Outcomes

Upon Successful completion of this Training Participants should be able to:

  1. Understand the changes from issue 4 to issue 5 of the standard
  2. Gain a practical understanding of the new requirements
  3. Understanding the certification process

Who Should Attend?

  • This Training is suitable for personnel who are Implementing or maintaining BRC System Out internal audits.
  • Companies aiming for certification standard.
  • Assurance Manager
  • Consultant
  • Technical Manager
  • others

One Day Seminar: Food Hygiene In catering, restaurant & cafe

March 25, 2008 by marketing  
Filed under TRAINING ISO, TRAINING ISO 22000

Keracunan makanan merupakan kasus yang banyak terjadi di industri catering, restaurant ataupun café dibandingkan dengan industri makanan lain baik di negara berkembang atapun negara maju sekalipun. Untuk menghasilkan produk makanan yang aman industri pengolahan makanan harus menerapkan prinsip-prinsip food hygiene, baik pada bahan baku yang digunakan, selama proses pengolahan, sampai pada proses penyajian termasuk didalamnya, karyawan dan lingkungan proses pengolahan makanan.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia melalui Menteri Kesehatan telah menerbitkan surat keputusan No. 715/MENKES/SK/V/2003 tentang Persyaratan Hygiene dan Sanitasi Jasa Boga dan No. 1098/MENKES/SK/VII/2003 tentang persyaratan Hygiene dan Sanitasi Restauran dan Rumah Makan. Dalam persyaratan tersebut diatur mengenai bagaimana pelaksanaan hygiene dan sanitasi dan juga bagaimana industri jasa boga/catering, restaurant dan café mendapatkan Sertifikat Layak Hygiene dan Sanitasi.

Disamping itu untuk meningkatkan jaminan keamanan pangan,  industri catering,  restaurant dan cafe,  perlu menerapkan sistem manajemen kemanan pangan seperti HACCP ataupun ISO 22000:2005.

Pokok bahasan :

  • Pemahaman Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 715/MENKES/SK/V/2003  dan No. 1098/MENKES/SK/VII/2003
  • Penerapan persyaratan Hygiene dan Santasi di Industri Catering, Restaurant dan Café
  • Tata cara mendapatkan Sertifikat Layak Hygiene
  • Cleaning dan Sanitasi di industri Catering, Restaurant dan Cafe
  • Sistem Manajemen Keamanan Pangan (HACCP dan ISO 22000:2005) di industri catering, restaurant dan cafe