Effective Hygiene and Sanitation in Food Services (Jakarta, 21 – 22 Mei 2012)

Industri makanan seperti: Restaurant, Catering, Café, dan lain-lain dalam proses penyiapan, pengolahan,sampai pada penyajian tidak terlepas oleh aktifitas-aktifitas yang dikerjakan oleh kayawaan dimana dapat berpotensi sebagai vector penyakit. Penerapan higiene dan sanitasi dengan metode  yang efektif  dapat menghindari masalah ini serta meningkatkan citra “ BERSIH” pada usaha anda.

Manfaat Training effective hygiene and sanitation in food service:
>Memahami prinsip hygiene dan sanitasi serta efek dari proses tidak hygiene
>Mengetahui metode pelaksanaan hygiene dan sanitasi
>Mampu memonitoring program hygiene dan sanitasi serta melakukan peningkatan efektifitasnya

Pokok Bahasan:
> Konsep  dan aspek Higene  dan Sanitasi
> Metode hygiene dan sanitasi
> Penyusunan program dan penerapan
> Teknik monitoring dan evaluasi
> Peningkatan efektiftas Program

Metode Training effective hygiene and sanitation in food service:
Penjelasan konsep, Diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:
Operation Manager, Area Manager, Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Investasi:
Rp 2.500.000 / Peserta

Jadwal Training effective hygiene and sanitation in food service
Jakarta, 5 – 6 januari 2012
Jakarta, 21 – 22 Mei 2012
Jakarta, 22 – 23 November 2012

Testimonial Peserta
Trainer sangat enak dalam menyampaikan materi, Pelatihan yang bagus karena bisa menambah wawasan dalam bidang hygiene dan sanitasi untuk usaha catering saya. “Rina Sasmi Kartiningsih, CV Patria Arta Wahana

Tutor telah memberikan gambaran serta pengalaman di berbagai bidang terkait dan perbandingan yang nyata antara standar di indonesia dan luar indonesia “Ari Handoko, PT. Dairygold Indonesia

Semua kebutuhan yang diperlukan sangat tepat dijelaskan sehingga apa yang semala ini diketahui menjadi jelas, trainer sangat proffesional dalam menjelaskan materi, terarah dan dapat cepat diserap. “Dadan Triyana, PT. Eklers Indonesia“”

Informasi lebih lanjut hubungi;
Email : training[at]proxsis.com, sri.rahayu[at]proxsis.com, lilis[at]proxsis.com
Telp 021 70833830
Uchie 087878780885
Lilis 021 91169081/081310115139

Training & Workshop Hygiene Dan Sanitasi (Jakarta 21 – 22 Mei 2012)

Hygiene dan sanitasi merupakan fondasi awal bagi industri Catering , Restaurant dan Café untuk menghasilkan produk makanan yang aman di konsumsi. Penerapan hygiene dan sanitasi dilakukan untuk keseluruhan proses pengolahan makanan  baik pada bahan baku yang digunakan, selama proses pengolahan, sampai pada proses penyajian  termasuk didalamnya, karyawan dan  lingkungan proses pengolahan makanan.

Penerapan hygiene dan sanitasi sangat dipengaruhi oleh pemahaman karyawan terkait dengan konsep tersebut sehingga dibutuhkan karyawan yang kompeten dibidang tersebut dengan memberikan pelatihan yang memadai dibidang hygiene dan sanitasi.

Kami  menyelengarakan pelatihan Hygiene dan sanitasi sesuai dengan surat keputusan No. 715 /MENKES/SK/V/2003 tentang Persyaratan Hygiene dan Sanitasi Jasa Boga dan No. 1098/MENKES/SK/VII/2003 tentang persyaratan Hygiene dan Sanitasi Restauran dan Rumah Makan.

Pokok  bahasan :

  • Pemahaman  Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. 715/MENKES/SK/V/2003 dan No. 1098/MENKES/SK/VII/2003
  • Penerapan persyaratan Hygiene dan Santasi
  • Cleaning dan Sanitasi
  • Sistem  Keamanan Pangan HACCP
  • Tata cara mendapatkan Sertifikat Layak Hygiene

Investasi :
Rp 2.500.000,- / peserta

Durasi :
2 Hari

Jadwal Training:
Jakarta, 5 – 6 Januari 2012
Jakarta, 21 – 22 Mei 2012
Jakarta, 22 – 23 November 2012

Informasi, hubungi :
Informasi lebih lanjut hubungi;
Telp 021 70833830
Uchie 087878780885
Lilis 021 91169081/081310115139
Email : training[at]proxsis.com, sri.rahayu[at]proxsis.com, lilis[at]proxsis.com

Implementation of Food Safety Management System Based On ISO 22000:2005 in Conjunction With ISO 9000

December 27, 2009 by marketing  
Filed under KONSULTAN FOOD, KONSULTAN ISO 22000

Food Safety Management System ( FSMS) berkembang pesat, dimana tahun 2005 terbit Standar Internasionalnya ISO 22000.  Dibutuhkan pemahaman yang baik tentang standar ini agar dapat menerapkan  secara efektif dalam suatu organisasi, termasuk juga keterkaitannya dengan Sistem Manajemen Mutu ISO 9000.

FSMS bertujuan menjamin produk yang dihasilkan aman untuk di konsumsi dan dapat di terapkan untuk semua organisasi yang ada dalam rantai makanan, mulai dari Primary Producer sampai Final Consumer termasuk pendukungnya seperti; Feed Manufacturer, Packaging Material  dan lain-lain.

Manfaat yang diperoleh:

  • Memahami konsep manajemen keamanan pangan  mengacu pada ISO 22000
  • Mengetahui keterkaitan ISO 22000 dengan ISO 9001
  • Mampu mengembangkan dan menerapkan sistem management keamanan pangan

Management System Performance With Internal Audit Outsourcing

Perusahaan yang telah menerapkan dan sertifikasi management system apakah ISO 9001:2008, ISO 22000, ISO 14001:2004, OHSAS 18001:2007, HACCP dan lain-lain kadang kala belum mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan tujuan yang diharapkan.  Beberapa faktor  penyebabnya adalah:

  1. Implementasi sistem yang tidak konsisten.
  2. Proses improvement tidak dijalankan
  3. Proses internal audit  yang tidak dijalankan secara efektif dan efisien.

Dari beberapa faktor tersebut, salah satu faktor yang memegang peran yang sangat penting adalah proses Internal Audit dimana dalam pelaksanaanya sering kali dijumpai tidak efektif dan efisein baik karena auditornya kurang kompeten, kurang bersemangat, tidak ada waktu/sibuk dan lain-lain. Akibatnya manajemen tidak memperoleh informasi yang maksimal terkait dengan penerapan system manajemen.

Synergy Management, memberikan solusi untuk membantu pelaksanaan internal audit dengan pendekatan performance (Performance Based Audit) sehingga dapat meningkatkan kinerja/ performance management system  baik itu:

  1. Quality Management System ISO 9001;2008
  2. Food Safety Management System ISO 22000:2005
  3. Environtment Management System ISO 14001:2004
  4. OHSAS 18000:2007
  5. HACCP, GMP
  6. Integrated Management System ( ISO 9001, ISO 14001, OHSAS/ ISO 9001,ISO 22000, ISO 14001/ ISO 9001,HACCP/ISO 9001, ISO 22000/ ISO 9001, GMP )

Kelebihan :

  1. Audit dilakukan oleh auditor yang Kompeten, Independent dan Teregistrasi sebagai Lead Auditor serta multi  kompetensi
  2. Audit dilakukan dengan pendekatan performance (Performance Based Audit) sehingga dapat memberikan masukan ke manajemen yang lebih tajam.
  3. Audit dilakukan tidak hanya untuk mencari kesalahan, namun memberikan solusi-solusi perbaikan
  4. Audit dilakukan lebih objective, professional, detail mencakup keseluruhan proses
  5. Audit dapat dilakukan secara terintegrasi  dengan beberapa manajemen system sehingga efisien

Effective Food Safety Management In Food Services

Keracunan  makanan merupakan kasus yang dapat terjadi di industri seperti: Restaurant, Catering, Café, dan lain-lain. Kerugian yang besar sebagai akibat  dari peritiwa ini seperti: ganti rugi, tuntutan hukum, kehilangan pasar serta penutupan usaha.   Keracuanan makanan dapat muncul dari berbagai faktor mulai dari proses penyiapan, pengolahan,sampai pada penyajian. Diperlukan sistem yang efektif untuk mencegah timbulnya masalah ini mulai dari pengelolaan lingkungan proses  sampai pada pengendalian proses dan produk itu sendiri sehingga diperoleh citra “PRODUK AMAN” pada produk anda.

Manfaat:
> Mampu menganalisa bahaya potensi bahaya yang mungkin muncul produk
> Mampu menyusun dan menetapkan tindakan pengendalian
> Mampu menyusun dan menerapkan sistem manajemen keamanan pangan secara efektif dan efisien

Pokok Bahasan:
> Konsep dan aspek keamanan pangan (food Safety)
> Identifikasi bahaya dan teknik pengendalian
> Penyusunan program dan penerapan
> Teknik monitoring dan evaluasi
> Peningkatan efektiftas Program

Metode Pelatihan:
Penjelasan konsep, diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:
Operation Manager, Area Manager, Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Investasi :
Rp 2.500.000,- / peserta

Durasi :
2 Hari

Jadwal Training:
Jakarta, 5 – 6 Januari 2012
Jakarta, 21 – 22 Mei 2012
Jakarta, 22 – 23 November 2012

Informasi lebih lanjut hubungi;
Telp 021 70833830
Uchie 087878780885
Lilis 021 91169081/081310115139
Email : sri.rahayu[at]proxsis.com, lilis[at]proxsis.com

Certified Laboratory Analyst for Food Industry

Kompetensi analis laboratorium memegang peranan yang sangat penting dalam upaya menghasilkan data pengujian  yang valid (shohih)   baik pengujian kimia, mikrobiologi, fisika dan organoleptik. Dengan metode pembelajaran yang tepat, yang disertai dengan workshop di harapkan dapat diperoleh analis yang kompeten dibidangnya.

Proxsis Consultant bekerja sama dengan PAU (Pusat Antar Universitas) Pangan dan Gizi UGM  menyelengarakan  public training  Certified Laboratory Analyst dengan didukug oleh trainer yang handal, serta laboratorium yang  sangat memadai :

Training tersebut dibagi dalam beberapa topik antara lain:

1. Certified Chemical Analyst

  • Level  1 (3 hari)
  • Level  2 (2 hari )

2. Certified Microbiological   Analyst (3 Hari)

3. Certified Phisycal & Oganoleptic Analyst  (2 Hari)

Pokok Bahasan:

> Mutu dan kepuasan pelanggan

> Teknik identifikasi persyaratan pelanggan

> Disain proses dan produk

> Dokumentasi sistem mutu

> Teknik penerapan

> Teknik monitoring dan evaluasi

> Peningkatan efektiftas Quality Assurance

Metode Pelatihan:

Penjelasan konsep, diskusi, dan latihan

Peserta yang perlu hadir:

Operation Manager, Area Manager, Logistik & warehouse Manager,  Supervisor, dan front liner lain yang terlibat  dalam operasional

Waktu Pelaksanaan:

Pelatihan dilaksanakan dalam waktu satu (1) hari kerja

Next Page »